DWP SMAN 1 Bondowoso Gelar Pelatihan Otak-Otak Bandeng, Cetak Ibu Kreatif dan Wirausaha Mandiri
Dharma Wanita Persatuan (DWP) SMAN 1
Bondowoso kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kapasitas
anggotanya melalui kegiatan edukatif dan produktif. Pada Sabtu (1/8/2026), DWP
SMAN 1 Bondowoso menggelar Pelatihan Pembuatan Otak-Otak Bandeng bertajuk "Cerdas
Mengolah, Cerdas Berwirausaha" yang berlangsung di Virgo Galeri, Jalan S.
Parman Badean, Bondowoso dengan diikuti oleh 17 peserta.
Kegiatan yang merupakan bagian dari
program Bidang Pendidikan – Pendidikan Non Formal ini bertujuan membekali
anggota DWP dengan keterampilan mengolah pangan bergizi sekaligus membuka
wawasan tentang peluang usaha berbasis produk olahan ikan yang memiliki nilai
ekonomi tinggi.
Acara diawali dengan sambutan Ketua DWP
SMAN 1 Bondowoso, Ibu Arfina, yang mengajak seluruh peserta untuk terus
meningkatkan kompetensi diri melalui kegiatan yang bermanfaat bagi keluarga
maupun masyarakat. Selanjutnya, peserta mendapatkan materi dari Ibu Roro Desi,
pemilik Virgo Galeri, didampingi asistennya Mbak Retno, mengenai kandungan gizi
ikan bandeng dan potensi bisnis olahan pangan berbasis ikan.
Dalam pemaparannya, Ibu Roro menjelaskan
bahwa ikan bandeng merupakan sumber protein hewani yang kaya akan protein,
omega-3, kalsium, dan vitamin yang sangat baik untuk mendukung pertumbuhan dan
perkembangan otak anak. Namun, banyaknya duri sering membuat anak-anak enggan
mengonsumsi bandeng. Melalui inovasi pengolahan menjadi otak-otak bandeng, ikan
dapat disajikan dalam bentuk yang lebih praktis, lezat, dan bebas duri sehingga
lebih disukai keluarga. Selain itu, peluang usaha produk ini di Bondowoso masih
sangat terbuka karena bahan baku berkualitas mudah diperoleh dari wilayah
Situbondo.
Sesi praktik menjadi bagian yang paling
menarik. Mbak Retno mendemonstrasikan secara langsung proses pembuatan
otak-otak bandeng, mulai dari teknik membersihkan ikan, memisahkan daging dari
kulit dan durinya, mengolah adonan dengan campuran bumbu serta kelapa sangrai,
hingga proses pengukusan dan pengemasan produk agar siap dipasarkan. Seluruh
peserta mengikuti praktik dengan penuh antusias dan aktif mencoba setiap
tahapan pembuatan.
Antusiasme peserta juga terlihat dalam
sesi diskusi. Berbagai pertanyaan muncul, salah satunya mengenai cara memulai
usaha dengan modal terbatas. Menanggapi hal tersebut, Ibu Roro menyarankan agar
usaha dimulai dari skala kecil dengan memanfaatkan jaringan pertemanan dan
media sosial sebagai sarana pemasaran. Menurutnya, menjaga kualitas rasa,
kebersihan, dan pelayanan merupakan kunci utama membangun kepercayaan
pelanggan.
Melalui kegiatan ini, DWP SMAN 1
Bondowoso tidak hanya mengajak anggotanya menjadi lebih kreatif dalam
menyajikan makanan bergizi bagi keluarga, tetapi juga mendorong lahirnya
semangat kewirausahaan yang mampu meningkatkan kesejahteraan ekonomi rumah tangga.
Pelatihan ini menjadi bukti bahwa organisasi perempuan memiliki peran strategis
dalam menciptakan keluarga sehat, mandiri, dan produktif.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan komitmen untuk terus belajar, berkarya, serta mengembangkan potensi diri demi keluarga dan masyarakat yang lebih sejahtera.

Posting Komentar