Pelatihan Literasi DWP SMAN 1 Bondowoso Melalui Resensi Novel Broken String

Table of Contents

Dharma Wanita Persatuan SMA Negeri 1 Bondowoso kembali menggelar kegiatan literasi yang inspiratif melalui pelatihan resensi novel Broken String karya Aurelie Moeremans. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 4 Mei 2026 di lingkungan SMA Negeri 1 Bondowoso dan diikuti oleh 18 peserta dari anggota DWP.

Kegiatan yang berada di bawah Bidang Sekretaris Program Literasi ini berlangsung mulai pukul 09.00 WIB hingga 11.00 WIB dengan suasana hangat, aktif, dan penuh antusiasme. Ketua DWP SMAN 1 Bondowoso, Ibu Arfina Ageng Jelly Purwanto, menyampaikan bahwa kegiatan literasi seperti ini sangat penting untuk meningkatkan budaya membaca sekaligus memperkuat peran ibu dalam mendampingi tumbuh kembang anak.

Acara diawali dengan pembukaan, dilanjutkan pemaparan materi oleh Ibu Roro Desi selaku guru Bahasa Indonesia. Dalam pemaparannya, peserta dikenalkan pada sosok penulis serta gambaran umum isi novel Broken String tanpa membocorkan keseluruhan cerita agar tetap menarik untuk dibaca secara mandiri.

Peserta kemudian dibagi menjadi beberapa kelompok untuk melakukan kegiatan resensi. Masing-masing kelompok mendiskusikan poin-poin penting dalam novel dan menyampaikan hasil bacaan dengan bahasa mereka sendiri. Suasana diskusi berlangsung hidup karena setiap peserta memiliki sudut pandang yang berbeda mengenai alur cerita, tokoh, maupun pesan moral yang terkandung dalam novel tersebut.

Salah satu peserta, Ibu Tika, tampil percaya diri saat mempresentasikan hasil resensinya. Ia menyampaikan kesan mendalam terhadap isi novel yang mengangkat pentingnya perhatian orang tua terhadap anak serta komunikasi dalam keluarga.

Pada sesi refleksi, para peserta menyampaikan kesan dan pesan setelah mengikuti kegiatan. Banyak peserta merasa kegiatan ini membuka wawasan baru mengenai pentingnya literasi sekaligus meningkatkan kepekaan terhadap kondisi anak dan lingkungan sekitar.

Melalui kegiatan ini, DWP SMAN 1 Bondowoso berharap budaya membaca di kalangan anggota semakin tumbuh dan berkembang. Selain menambah wawasan, kegiatan literasi ini juga menjadi sarana mempererat kebersamaan serta meningkatkan kualitas peran ibu dalam keluarga dan masyarakat.

Posting Komentar